Jakarta, RIC – Lahan Rasuna Said, eks markas Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) DKI Jakarta sudah ditetapkan untuk pembangunan gedung serba guna. Peruntukan buat gedung serba guna, telah diputuskan dalam rapat dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno. “Lahan itu sudah kita putuskan untuk pembangunan gedung serba guna dan itu sudah kita putuskan dalan […]
Jakarta, RIC – Lahan Rasuna Said, eks markas Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) DKI Jakarta sudah ditetapkan untuk pembangunan gedung serba guna. Peruntukan buat gedung serba guna, telah diputuskan dalam rapat dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno.
“Lahan itu sudah kita putuskan untuk pembangunan gedung serba guna dan itu sudah kita putuskan dalan rapat dengan wakil gubernur,” kata Kepala Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD) DKI Jakarta Faisal Syafruddin kepada realitasindonesia.com, Jumat (8/8/2025), di gedung DPRD DKI Jakarta.
Penegasan Faisal, ketika ditanya tanggapannya atas harapan dan keinginan Komisi A DPRD DKI Jakarta supaya pembangunan gedung BPSDM yang direncanakan di Cempaka Putih dialihkan ke Rasuna Said Kuningan Jakarta Selatan, lokasi yang pernah menjadi kantor pegawai BPSDM beraktifitas.
Permintaan Komisi A DPRD DKI Jakarta disampaikan dalam kerja dengan mitra Organisasi Perangkat Daerah (OPD) DKI Jakarta, Kamis (7/8/2025). Rapat dipimpin Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Inggard Joshua. Sedang dari OPD dipimpin Sigit Pratama Yudha selaku Plh Asisten Pemerintahan.
Alasan Komisi A, lahan Rasuna Said lebih luas dibandingkan lahan di Cempaka Putih, yang saat ini sedang dalam proses pengukuran Dinas Citata untuk pembangunan gedung BPSDM.
Lahan yang luas dan fasilitas yang memadai itu penting karena keberadaan BPSDM sangat strategis dalam pengembangan sumber daya manusia, pegawai Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Tambahan lagi, BPSDM pernah berkantor di sana. Karena itu, kalau BPSDM kembali ke tempat asal di Rasuna Said, bukan hal aneh dan janggal bahkan lebih pas karena sudah terbiasa dengan lingkungan yang ada.
Selain itu, lokasi Kuningan itu sangat strategis. Akses kemana-mana gampang. Ada TransJakarta ke berbagai jurusan dan LRT yang menyatu dengan Transjakarta di koridor Jl Rasuna Said. selain jalan utama Rasuna Said, ada jalan Kasablanka yang makin memudahkan perjalanan dan kegiatan pegawai BPSDM.
Atas keinginan Komisi A DPRD DKI Jakarta dengan berbagai pertimbangan yang dikemukakan dalam rapat, Sigit Pratama Yudha meminta Komisi A DPRD DKI Jakarta memberikan rekomendasi. “Kami minta Komisi A memberikan rekomendasi,” kata Sigit.
Alasan dengan berbagai pertimbangan yang diutarakan Komisi A DPRD DKI Jakarta menurut hemat realitasindonesia.com, masuk akal dan bukan mengada-ada. Hal ini terlihat dari pantauan realitasindinesia.com, Jumat (8/8/2025).
Di kawasan Kuningan, di samping alasan dan pertimbangan yang dikemukakan Komisi A DPRD DKI Jakarta, ada beberapa kantor kementerian, kedutaan asing, antra lain: Kedutaan India dan Malaysia.
Khusus kaitan dengan kedutaan asing, bila BPSDM dalam mengembangkan sumber daya pegawai bekerjasama dengan negara-negara seperti India dan Malaysia dan lainnya, akan mudah dan bisa berkomunikasi langsung dengan kedutaan yang ada.
Sekarang tinggal memilih, gedung serba guna atau gedung BPSDM yang begitu penting menentukan kualitas sumber daya pegawai ke depan menuju Jakarta Kota Global. Memang sudah ada keputusan tetapi dengan berbagai pertimbangan dan alasan sebuah keputusan bisa diganti. Apalagi gedungnya belum berdiri, belum dibangun, baik gedung serba guna maupun BPSDM. (as)