Jakarta, RIC – Jabatan kosong di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta harus segera diisi agar Gubernur dan Wakil Gubernur baru melaksanakan tugas dan program dengan dukungan penuh pasukan yang lengkap, tidak ada lagi jabatan kosong, yang hanya diisi dengan Pelaksana Tugas (Plt). Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Ima Mahdiah menegaskan hal ini usai bertemu […]
Jakarta, RIC – Jabatan kosong di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta harus segera diisi agar Gubernur dan Wakil Gubernur baru melaksanakan tugas dan program dengan dukungan penuh pasukan yang lengkap, tidak ada lagi jabatan kosong, yang hanya diisi dengan Pelaksana Tugas (Plt).
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Ima Mahdiah menegaskan hal ini usai bertemu Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karmo di kantor Wakil Gubernur, Jumat (21/2/2025) sore.
Ima menjelaskan dalam pertemuan yang membicarakan program-program yang akan dilaksanakan untuk membangun Jakarta ke depan yang lebih baik bagi masyarakat Jakarta, juga hadir Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Chaidir.
Ketika ditanya, apa salah satu poin yang dibicarakan, Ima mengatakan jabatan kosong. “Jabatan kosong yang selama ini hanya diisi dengan Plt sudah harus dengan pejabat definitif agar lebih maksimal membantu Gubernur dan Wakil Gubernur melaksanakan program untuk masyarakat Jakarta,” kata Ima yang juga Ketua Tim Transisi Pramono Anung dan Rano Karno.
Ima menambahkan, memang mengisi jabatan kosong harus melalui proses seleksi tetapi mesti segera dilakukan agar jabatan kosong ditempati pejabat definitif.
Sebagaimana diketahui, jabatan kosong yang selama ini hanya diisi Plt, selain lurah juga banyak eselon II. Jabatan eselon II yang belum diisi pejabat definitif antara lain: Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD DKI Jakarta, Wakil Walikota Jakarta Pusat, Wakil Walikota Jakarta Timur.
Di samping itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA), Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika. (as)