Jakarta, RIC – Sebanyak 22 tokoh etnis nusantara di DKI Jakarta yang menamakan diri Gerakan Nusantara RIDO Satu Putaran mendeklarasi dukungan untuk Ridwan Kamil – Suswono sebagai Gubernur DKI Jakarta dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Deklarasi dukungan RIDO satu putaran diselenggarakan di Hotel Swiss Belin Kemayoran Jakarta Pusat, Rabu (17/10/2024). Sekitar 500 orang lebih hadir […]
Jakarta, RIC – Sebanyak 22 tokoh etnis nusantara di DKI Jakarta yang menamakan diri Gerakan Nusantara RIDO Satu Putaran mendeklarasi dukungan untuk Ridwan Kamil – Suswono sebagai Gubernur DKI Jakarta dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.
Deklarasi dukungan RIDO satu putaran diselenggarakan di Hotel Swiss Belin Kemayoran Jakarta Pusat, Rabu (17/10/2024). Sekitar 500 orang lebih hadir dalam deklarasi tersebut.
Tokoh Betawi, Oding mengatakan, Jakarta menuju Kota Global, Kota Dunia, Kota Internasional, membutuhkan pemimpin yang paham dan mengerti perkembangan dunia. Karena itu RIDO Pilihannya. RIDO satu putaran.
Ketua Pelaksana acara deklarasi, Irwandi menegaskan, Jakarta itu menarik karena Jakarta adalah Indonesia, semua etnis Indonesia ada di Jakarta. Indonesia adalah Pancasila dan di Pancasila ada Persatuan.
Karena itu, Irwandi -mantan Wakil Walikota Jakarta Pusat- meminta semua yang hadir dalam acara deklarasi sekitar 500 orang itu mengajak warga lain untuk memilih dan memenangkan RIDO.
Sementara sang calon Gubernur DKI Jakarta, Ridwan Kamil mengatakan, pengetahuan dan ilmu jelas. Bukan abal-abal dan juga bukan kaleng-kaleng. Pendidikan jelas. Tujuh tahun bekerja di luar negeri usai kuliah. Ridwan Kamil alumni Universitas Harvard.
Dia kembali ke Indonesia dan berbakti untuk Indonesia karena permintaan ibunya. Pesan ibunya mewarnai hidupnya. Katanya, menjadi pemimpin itu ibadah. Menjadi pemimpin itu bukan mencari kekuasaan dan jabatan.
Dan, kekuasaan harus disadari, itu sementara sifatnya. Karena itu jangan sombong, harus bergaul dan bersahabat dengan semua orang, semua etnis, semua kelompok dan golongan.
Tidak sampai di situ saja. Sang calon Gubernur DKI Jakarta, Ridwan Kamil menambahkan, menjadi pemimpin harus menyadari kekuasaan yang diperoleh mesti bermanfaat untuk semua orang, semua warga. Pemimpin harus adil untuk semua dan memberikan perhatian untuk semua orang. Toleran untuk semua warganya dengan berbagai etnis dan latar belakang.
Jika ada masalah, kata Ridwan Kamil, harus menjadi ayah untuk semua. Harus turun menyelesaikan masalah demi untuk semua, demi untuk semua etnis. Tetapi semua ini menjadi berarti kalau menang, semua bisa dikerjakan bersama rakyat Jakarta bila menang dalam Pemilihan Gubernur DKI Jakarta. Untuk itu, harus memenangkan RIDO. (as)