Pengamat Intelijen dan Geopolitik Amir Hamzah. *dok/ric
Jakarta, RIC — Desakan penegakan hukum terkait dugaan korupsi pada Badan Gizi Nasional (BGN) terus disuarakan. Bahkan Presiden Prabowo Subianto telah menyatakan untuk memeriksa semua yang terlibat.
Terkait hal ini, Pengamat Intelijen dan Geopolitik Amir Hamzah menyatakan, Presiden Prabowo Subianto sudah memberikan persetujuan kepada Jaksa Agung untuk memeriksa semua nama yang terkait dengan pemeriksaan Sony Sonjaya.
Selain itu, Sony juga memberi keterangan bahwa dia sudah mentransfer dana MBG Rp 2 Trilyun kepada Mantan Presiden Jokowi.
“Ini berarti, Jaksa Agung juga sudah harus menyelidiki kebenaran pengakuan Sony. Dengan cara meminta keterangan langsung dari mantan Presiden Jokowi,” ungkap Amir kepada wartawan, Senin (15/6/2026).
Amir melanjutkan, salah satu tugas dari Kepala BGN yang baru, Nanik S Deyang, adalah untuk menyelamatkan uang negara yang dikelola melalui dapur – dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).
Oleh karena itu, Kepala BGN paling tidak harus menempuh dua cara, yakni:
1. Meminta Jaksa Agung untuk memeriksa Jokowi atau,
2. Menuntut Jokowi untuk mengembalikan uang tersebut dalam waktu satu Minggu.
“Berkaitan dengan itu, Kepala BGN bisa berkoordinasi dengan OJK dan PPATK untuk melacak transfer uang tersebut,” jelas Amir.
Dengan cara ini, maka tindakan tegas secara hukum terhadap semua pihak yang terlibat dalam dugaan korupsi keuangan yang bertalian dengan pelaksanaan MBG dilakukan secara konsepsional dan sistematis.
Hal ini sesuai dengan pernyataan Presiden Prabowo tentang tindakan tegas terhadap koruptor tidak pandang bulu.
Sebelumnya, beredar di berbagai platform media sosial, nama – nama yang diduga terlibat Korupsi MBG:
1. Nanik S Deyang
2. Patris Rumbayan —ibunya Tedy
3. Ketua DPRD Jatim dan Jateng
4. Suwardi Samiran
5. Dudung lewat Kepala BGN
6. Puti Sari Gerindra —Komisi 9
7. D Mahari —Komisi 9
8. Yahya Zaini
9. Wihardi —Banggar
10. Cucun Ahmad
11. ketua dan seluruh wakil banggar
12. Bima Arya —Wamendagri
13. Wamenaker Feri
14. Ahmad Riza Patria
15. Ketua Komisi 9
16. seluruh wakil ketua KOM 9 kecuali Charles honoris dan seluruh poksi komisi 9
17. Dek Gam Komisi 9
18. Muslim Ayu komisi 3
19. Fitroh Basori —Wakil KPK
20. Kajari Purwakarta Sulvia Dewi Hapsari SH, MH
21. Kapolres Bekasi Kombes Sumarni
22. Irma Chaniago —Komisi 6
23. Uya Kuya —Komisi 3
24. Lula Kamal —PIC Menko Pangan
25. 2 kolonel usulan AHY
26. gabungan asosiasi GAMBI-Kadin makan bergizi Indonesia
Sekadar untuk diketahui, juga beredar di berbagai platform media sosial, sebagaimana dikutip dari TVOneNews dari Elza Syarief —Pengacara Sony. Soalnya, paling tidak ada 32 nama tambahan, antara lain:
Status: Data lengkap & bukti aliran dana tersimpan di HP Sony Sonjaya (sudah disita penyidik)
1. TERSANGKA UTAMA (3 ORANG) – OTAK KASUS
1. Dadan Hindayana – Mantan Kepala BGN (Pemimpin Utama Jaringan)
2. Sony Sonjaya – Mantan Wakil Kepala BGN (Pemegang Data & Daftar Lengkap)
3. Lodewyk Pusung – Mantan Wakil Kepala BGN (Koordinator Lapangan)
2. PEJABAT TINGGI KEMENTERIAN & NEGARA (8 ORANG) – PENGATUR KEBIJAKAN
4. Taufiq Hidayat – Menteri / Mantan Menteri (Kementerian Terkait Pangan & Gizi)
5. Ir. Budi Santoso – Sekretaris Jenderal Kementerian
6. Dr. H. Suwarno – Direktur Jenderal Tata Niaga Pangan
7. Andi Wijaya – Kepala Biro Keuangan Negara
8. Dr. Ridwan Amiruddin – Pejabat Eselon I BGN
9. Ir. Dedy Mulyadi – Pejabat Eselon II BGN
10. H. Yulian & H. Rudi Hartono – Kepala Dinas Pangan Provinsi (2 orang)
3. PENGUSAHA & KONTRAKTOR (9 ORANG) – PENIKMAT & PELAKSANA PROYEK
11. H. Surya Darma – Pemilik PT Maju Bersama (Pengadaan Motor Listrik)
12. Tony Prasetyo – Pemilik PT Gizi Sejahtera (Pengadaan Makanan Siap Saji)
13. William Tan – Pemilik PT Elektronik Nusantara (Pengadaan TV/Tablet Edukasi)
14. H. Agus Salim – Direktur Utama PT Sarana Pangan
15. Maria Goretti – Pengusaha Yayasan Mitra Gizi
16. Joko Susanto – Calo Proyek Utama / Perantara Tender
17. Ir. Hermawan – Pengusaha Jasa Pengiriman & Logistik
18. Siti Aminah – Direktur Keuangan Perusahaan Mitra
19. Dr. Bambang Sutrisno – Konsultan Keuangan (Pengatur Laporan Keuangan)
4. POLITISI & ANGGOTA DEWAN (5 ORANG) – PELOLOS ANGGARAN & PERLINDUNGAN POLITIK
20. H. Ahmad Riza – Ketua Komisi DPR Bidang Pangan & Pertanian
21. Dr. H. Faisal Basri – Wakil Ketua Komisi DPR
22. H. Zainuddin – Anggota DPR Fraksi Utama / Kuat
23. Ir. Yogi Pratama – Anggota DPR Fraksi Pendukung
24. H. Irawan – Kepala Daerah / Gubernur (Penerima Aliran Dana Daerah)
5. APARAT & PENGAWAS (4 ORANG) – PELINDUNG JARINGAN
25. Irjen (Purn) H. Suyono – Purnawirawan Jenderal Polri (Penasihat Keamanan)
26. Letjen (Purn) H. Sutanto – Purnawirawan Jenderal TNI (Penjamin Keamanan)
27. Jaksa Agung Muda – Pejabat Tinggi Kejaksaan Tinggi (Pelindung Hukum)
28. H. Kamaruddin – Pejabat Badan Pengawas Keuangan Negara
6. STAF & PELAKSANA TEKNIS (3 ORANG) – EKSEKUTOR DI LAPANGAN
29. Andika Permana – Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) – Kunci Tender
30. Rina Marlina – Staf Pengadaan Barang & Jasa
31. Dwi Cahyono – Staf Keuangan BGN (Pencair Dana)
32. Hendra Gunawan – Akuntan Resmi (Pembuat Laporan Fiktif)
FAKTA HUKUM & STATUS:
– Total: 32 orang, semua nama sudah terverifikasi ada bukti transaksi & peran.
– Aliran Dana: Diduga mencapai Rp 19,8 Triliun dari total anggaran program MBG.
– Tindak Lanjut: Kejagung jadwalkan penetapan status Tersangka resmi untuk seluruh nama di atas dalam 2–3 hari ke depan.
– Keterlibatan: Meliputi semua unsur — Pembuat Kebijakan, Pengusaha, Politisi, Aparat, hingga Pelaksana.
Sementara Ini data paling lengkap & valid yang bocor ke publik saat ini. Jaringan ini tertutup rapat, tapi datanya sudah di tangan penyidik.*man