Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melantik tujuh pejabat DKI Jakarta., Rabu (19/8/2026). *Ist
Jakarta, RIC – Demosi jabatan, turun pangkat atau turun eselon masih terus berlangsung di Pemerintah Daerah (Pemda) DKI Jakarta. Ini terlihat pada pelantikan pejabat DKI Jakarta, Rabu (19/8/2026), di Balai Agung, Balaikota.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melantik tujuh pejabat DKI Jakarta. Dua pejabat eselon IIA, terkena demosi dari IIA menjadi IIB, dua pejabat promosi dari IIB menjadi IIA dan tiga lainnya hanya pindah tempat, eselonnya tetap IIB.
Bagi yang promosi tentu menggembirakan, bahagia. Bagi yang hanya pindah tempat, bukan hal yang terlalu mengecewakan. Tetapi, yang demosi tentu menyakitkan dalam diam, tidak bisa menolak apalagi memprotes.
Apalagi, kalau tidak tahu alasan jelas mengapa mereka terkena demosi jabatan. Tambahan lagi, mereka baru lima belas bulan menjabat, tepatnya dilantik tanggal 7 Mei 2025 bersama 59 pejabat lainnya.
Pejabat eselon IIA yang turun jabatan menjadi IIB, adalah Kepala Badan Pengelola Aset Daerah DKI Jakarta, Faisal Syafrudin, turun menjadi Asisten Deputi Gubernur Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Bidang Pemukiman. M Matsani, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, menjadi Kepala Biro Pendidikan dan Mental Spiritual Setda Provinsi DKI Jakarta.
Sedang pejabat yang naik eselon atau promosi dari IIB menjadi II A, ada dua orang. Kepala Biro Pemerintahan DKI Jakarta, Abdul Khalit, menjadi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik menggantikan Matsani. Kepala Biro Perekonomian DKI Jakarta, Mochamad Abas, menjadi Kepala Badan Pengelola Aset DKI Jakarta menggantikan Faisal Syafrudin
Pejabat yang hanya pindah tempat tanpa demosi, Kepala Biro Pendidikan dan Kesehatan Mental Spiritual, Fajar Eko Satriyo menjadi Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi DKI Jakarta.
Wakil Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Muhammad Herizkianto menjadi Kepala Biro Perekonomian dan Keuangan Setda Provinsi DKI Jakarta. Asisten Deputi Gubernur DKI Jakarta (Asdep) Indra Patrianto menjadi Wakil Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP DKI Jakarta. (as)