Imam Mahmudi, Ketua Masyarakat Peduli Jakarta (MPJ). *Ist
Jakarta, RIC — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berencana akan memanfaatkan kembali ITF Sunter. Rencana Gubenur Pram tentu mengundang polemik lagi.
Mengingat, pembangunan Intermediate Treatment Facility (ITF) Sunter bermasalah. Proyek dihentikan dan diganti menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) seperti di Rorotan dan Bantargebang. Ini juga bermasalah.
Dalam pandangan Ketua Masyarakat Peduli Jakarta (MPJ) Imam Mahmudi, rencana Gubernur DKI Pramono sangat tidak tepat. Mengingat, ITF Sunter sudah dihentikan dan masalah lahan akan digunakan sebagai lahan parkir Stadion Jakarta Internasional Stadium (JIS).
“Gubernur Pram, alangkah lebih baik jika memaksakan untuk memanfaatkan kembali ITF Sunter karena sudah banyak persoalan yang melingkupinya. Lebih baik cari lahan yang risikonya lebih kecil,” anjur Imam, kepada realitasindonesia.com, lewat telepon seluler, Kamis (10/9/2026).
Masih menurut Imam, ada lahan yang dinilai cocok sebagai lahan pengganti ITF Sunter, masih kawasan Bantar Gebang, Kita Bekasi.
“Kenapa lahan ini lebih cocok karena tidak terlalu berisiko. Masyarakat di sekitar lahan itu sudah makfum atau terbiasa dengan pengelolaan sampah TPST,” terang Imam.
Untuk itu, Gubernur Pramono perlu mempertimbangkan lahan tersebut. Mengingat penggantian ITF Sunter menjadi RDF Rorotan pun bermasalah, ditolak warga. *man