Petugas gabungan melakukan evakuasi penumpang korban dari KRL Commuter Line yang ditabrak Kereta Argo Bromo Anggrek, di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam. *ric/kirman
Kota Bekasi, RIC — Evakuasi korban kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur masih berlangsung. Petugas gabungan penanganan kecelakaan masih berjibaku. Kondisi korban berada di gerbong 10, gerbong khusus penumpang wanita, terjepit.
Terbaru, korban kecelakaan tersebut 7 orang meninggal dunia, 80-an orang mengalami luka – luka dirawat di beberapa rumah sakit dan tiga orang masih dalam proses evakuasi.
Gerbong 10 KRL Commuter Line ini ditabrak Kereta Argo Bromo Anggrek, kereta jarak jauh, di Stasiun Bekasi Timur, sekitar pukul 20.50-an. Lokomotif Kereta Argo Bromo Anggrek menembus hingga sepertiga gerbong 10. Utamanya sebelah kanan.

Dikabarkan, insiden tragis ini diduga dipicu adanya kendala teknis pada sebuah mobil yang mogok di perlintasan sebidang, sehingga mengakibatkan rangkaian KRL terhenti di jalur tersebut sebelum akhirnya dihantam dari belakang oleh KA Argo Bromo Anggrek. Kejadian ini melibatkan taksi online listrik berwarna hijau toska.
Benturan keras tersebut mengakibatkan kerusakan parah pada gerbong khusus wanita yang berada di posisi paling belakang, di mana bagian depan lokomotif kereta jarak jauh dilaporkan masuk hingga setengah badan gerbong. Hingga saat ini, proses evakuasi terhadap sejumlah penumpang yang terjepit masih berlangsung dramatis, sementara para korban luka dievakuasi ke mushala stasiun dan fasilitas medis terdekat untuk mendapatkan pertolongan darurat.
Proses evakuasi dramatis. Teriakan Tim Evakuasi pun terdengar meminta tabung oksigen bagi korban yang masih dalam proses evakuasi. Sejumlah tabung oksigen dari mobil ambulance pun dikeluarkan.
Korban kecelakaan, diutarakan Walikota Bekasi Tri Adiyanto, dievakuasi ke RSUD dr Chasbullah Abdulmajid sebanyak 50-an orang. “Tiga dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Tri kepada wartawan.
Untuk korban lain yang dibawa ke RS Primaya ada 12 orang dan satu korban meninggal dunia.
Semalam, Senin (27/4/2026), sejumlah pejabat ke lokasi kecelakaan. Sebut saja Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama Raffi Ahmad, Walikota Bekasi Tri Adiyanto, Ketua Badan Pengelola Danantara Dony Oscaria, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri.
Masyarakat sekitar pun memenuhi tempat kejadian, Stasiun Bekasi Timur. Mereka turut mengabadikan setiap proses peristiwa tersebut. *yudha/man