Usai kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke kawasan bantaran rel kereta api Senen, Jakarta Pusat, Kementerian BUMN dan PKP bergerak cepat membangun hunian layak huni di lahan bekas Pool Bus PPD. Sedikitnya akan dibangun 300 unit hunian layak huni bagi warga di sana, Senin (6/4/2026). *RIC/asep
Jakarta, RIC — Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (26/3/2026) mengunjungi warga bantaran rel kereta api Senen, Jakarta Pusat. Dalam kesempatan itu, Presiden, di tengah sambutan meriah warga, mengatakan akan membangun rumah layak huni bagi warga.
Tidak menunggu lama, kini 300 lebih hunian sedang dibangun di atas aset PT Angkasa Pura Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, yang dulunya menjadi Pool Bus PPD.
Berdasarkan pengamatan realitasindonesia.com, Senin (6/4/2026) sore, di lokasi, terlihat para pekerja sedang sibuk membangun rumah layak huni bagi warga.
Sumber realitasindonesia.com, yang ditemui di lokasi, mengatakan, lebih dari 300 unit rumah layak huni nantinya akan dibangun di atas aset PT Angkasa Pura. Pembangunan rumah layak huni ini atas kolaborasi BUMN dan Kementerian PKP, dimulai Jumat (3/4/2026).
Pembangunan hunian ini, lanjutnya, merupakan realisasi atau tindaklanjut dari kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke bantaran rel kereta api Senen, Jakarta Pusat.
“Kami mulai bangun Jumat. Sesuai rencana, Juni 2026 selesai tetapi kami berusaha dalam sebulan selesai,” ujar sumber realitasindonesia.com di lokasi.
Ketika ditanya, apa warga bantaran rel kereta api Senen, Jakarta Pusat, nantinya dipastikan menempati rumah layak huni itu, sumber realitasindonesia.com hanya mengatakan, tugas mereka membangun dan siapa yang menempati nanti ada yang mengaturnya .
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (26/3/2026), secara mendadak mengunjungi warga bantaran rel kereta api Senen, Jakarta Pusat.
Kunjungan presiden itu mengejutkan warga karena baru pertama kali seorang Presiden datang menemui warga bukan di kawasan elit tetapi warga di bantaran rel kereta api Senen, Jakarta Pusat.
Di tengah sambutan meriah warga, Presiden menyampaikan akan membangun rumah layak huni bagi warga. Dan, di lapangan, di atas lahan atau aset PT Angkasa Pura, rumah layak huni itu mulai dibangun, sudah terlihat bentuknya. (as)